PPM Awards 2020

Seiring dengan berakhirnya periode kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat tahun 2020, LPPM ITTelkom Surabaya menyelenggarakan acara PPM Awards – 2020. Kegiatan rutin tahunan tersebut merupakan ajang untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para dosen ITTelkom Surabaya atas kontribusi dan kinerja yang telah mereka torehkan selama 2020, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. 

Selain itu, melalui acara tersebut juga dilaporkan hasil pencapaian kinerja LPPM selama periode 2020 serta rencana dan program kerja pada tahun 2021. Acara yang diadakan pada Rabu, 23 Desember 2020 di ruang auditorium tersebut dihadiri oleh hampir seluruh dosen ITTelkom Surabaya beserta para pimpinan. Dalam sambutannya Rektor ITTelkom Surabaya, Dr. Tri Arief Sardjono menyampaikan pentingnya kontribusi dosen dalam pengembangan kampus melalui hasil penelitian dan pengabdian masyarakat. Dengan keterbatasan pendanaan dan fasilitas penunjang diharapkan tidak menyurutkan semangat para dosen untuk terus berkarya dan memberikan sumbangsih terbaik bagi ITTelkom Surabaya.

Pada PPM Awards 2020 penghargaan diberikan untuk kategori individu dan juga prodi. Pada kategori individu terdapat penghargaan untuk pencapaian atas penelitian, pengabdian masyarakat, dan juga luaran. Sedangkan untuk kategori prodi merupakan penilaian secara keseluruhan kriteria. Melalui penghargaan tersebut diharapkan dapat memacu semangat dan juga kinerja para dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

Loader
Loading…

EAD Logo
Taking too long?

Reload Reload document

|

Open Open in new tab

Download [9.55 MB]

Tingkatkan Kualitas Riset, ITTelkom Surabaya Selenggarakan Monev Penelitian

ITTelkom Surabaya secara konsisten terus berupaya untuk meningkatkan kualitas penelitian yang dilakukan oleh para dosen. Pada tahun 2020, terdapat 10 orang dosen yang mendapatkan hibah PDP (Penelitian Dosen Pemula) dari DRPM Kemenristek-BRIN. Salah satu upaya untuk menjaga dan meningkatkan mutu penelitian adalah melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev). 

Pada Jumat, 4 Desember 2020, LPPM ITTelkom Surabaya menyelenggarakan kegiatan monev tersebut dengan menghadirkan reviewer nasional bersetifikat, Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom. Beliau adalah salah seorang Professor dari Teknik Informatika ITS yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Pusat Kecerdasan Artifisial dan Teknologi Kesehatan di ITS. Rekam jejaknya dalam bidang penelitian baik di Indonesia maupun luar negeri telah mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I ITTelkom Surabaya, Dr. Bambang Lelolono W, S.T., M.T. juga hadir untuk memberikan sambutan. “Ini adalah kesempatan yang berharga untuk para dosen ITTS menimba ilmu dari seorang pakar yang telah terbukti memiliki banyak prestasi dalam bidang penelitian”, ujar beliau. 

Secara bergiliran setiap ketua peneliti menyampaikan hasil penelitiannya. Dan reviewer pun memberikan banyak masukkan serta wawasan baru bagi para dosen ITTelkom Surabaya. 

Di akhir monev Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom. memberikan apresiasi kepada para dosen ITTelkom Surabaya atas ide-ide penelitian yang menurut beliau luar biasa dan memiliki potensi inovasi bahkan invensi. Namun di lain sisi beliau juga menyayangkan jika penelitian yang sudah dilakukan oleh para dosen hanya dipublikasikan ke jurnal yang kurang berkualitas atau berdampak tinggi. “Karya-karya yang sudah bagus ini sangat disayangkan jika tidak mendapat apresiasi yang layak dari jurnal-jurnal yang biasa-biasa saja. Kalian harus menghargai lebih apa yang sudah kalian kerjakan selama ini”, ujar beliau. 

Selain itu guna meningkatkan kualitas luaran penelitian, beliau menyarankan untuk mengadakan kegiatan seminar internal secara rutin baik di level kecil, seperti kelompok keahlian, maupun di level institut. Melalui kegiatan tersebut akan muncul banyak ide-ide baru yang dapat memperkaya proses maupun luaran penelitian. Penting sekali untuk memotret hasil penelitian dari sudut pandang baru dan tidak perlu ragu atau minder untuk memunculkan keunggulan dari riset yang dilakukan.