Tingkatkan Kualitas Riset, ITTelkom Surabaya Selenggarakan Monev Penelitian

ITTelkom Surabaya secara konsisten terus berupaya untuk meningkatkan kualitas penelitian yang dilakukan oleh para dosen. Pada tahun 2020, terdapat 10 orang dosen yang mendapatkan hibah PDP (Penelitian Dosen Pemula) dari DRPM Kemenristek-BRIN. Salah satu upaya untuk menjaga dan meningkatkan mutu penelitian adalah melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev). 

Pada Jumat, 4 Desember 2020, LPPM ITTelkom Surabaya menyelenggarakan kegiatan monev tersebut dengan menghadirkan reviewer nasional bersetifikat, Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom. Beliau adalah salah seorang Professor dari Teknik Informatika ITS yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Pusat Kecerdasan Artifisial dan Teknologi Kesehatan di ITS. Rekam jejaknya dalam bidang penelitian baik di Indonesia maupun luar negeri telah mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I ITTelkom Surabaya, Dr. Bambang Lelolono W, S.T., M.T. juga hadir untuk memberikan sambutan. “Ini adalah kesempatan yang berharga untuk para dosen ITTS menimba ilmu dari seorang pakar yang telah terbukti memiliki banyak prestasi dalam bidang penelitian", ujar beliau. 

Secara bergiliran setiap ketua peneliti menyampaikan hasil penelitiannya. Dan reviewer pun memberikan banyak masukkan serta wawasan baru bagi para dosen ITTelkom Surabaya. 

Di akhir monev Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom. memberikan apresiasi kepada para dosen ITTelkom Surabaya atas ide-ide penelitian yang menurut beliau luar biasa dan memiliki potensi inovasi bahkan invensi. Namun di lain sisi beliau juga menyayangkan jika penelitian yang sudah dilakukan oleh para dosen hanya dipublikasikan ke jurnal yang kurang berkualitas atau berdampak tinggi. “Karya-karya yang sudah bagus ini sangat disayangkan jika tidak mendapat apresiasi yang layak dari jurnal-jurnal yang biasa-biasa saja. Kalian harus menghargai lebih apa yang sudah kalian kerjakan selama ini", ujar beliau. 

Selain itu guna meningkatkan kualitas luaran penelitian, beliau menyarankan untuk mengadakan kegiatan seminar internal secara rutin baik di level kecil, seperti kelompok keahlian, maupun di level institut. Melalui kegiatan tersebut akan muncul banyak ide-ide baru yang dapat memperkaya proses maupun luaran penelitian. Penting sekali untuk memotret hasil penelitian dari sudut pandang baru dan tidak perlu ragu atau minder untuk memunculkan keunggulan dari riset yang dilakukan.   

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *