Selenggarakan Workshop Rutin, ITTelkom Surabaya Targetkan Peningkatan Daya Saing

Dengan semakin meningkatnya tingkat kompetisi perolehan hibah eksternal, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi ITTelkom Surabaya di usianya yang ketiga di 2021 untuk terus berupaya meningkatkan daya saingnya. Terlebih pada tahun ini ITTelkom Surabaya menambah ragam keilmuannya dengan dibukanya empat Prodi baru, yakni Informatika, Digital Bisnis, Sains Data, dan Teknik Logistik. Dengan adanya prodi baru tersebut, jumlah dosen pengajar pun juga bertambah.

LPPM memiliki peranan penting dalam peningkatan kapasitas dan daya saing para dosen tersebut, khususnya dalam hal penelitian dan pengabdian masyarakat. Selain itu, tantangan bagi LPPM juga semakin meningkat untuk memperbesar peluang pendanaan eksternal melalui hibah bersaing dari Kemendikbudristek maupun dari CSR perusahaan. Dengan demikian para dosen dapat memperoleh dukungan untuk pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.

Guna meningkatkan daya saing dan kapasitas para dosen, LPPM ITTelkom Surabaya menyelenggarakan workshop penyusunan proposal hibah penelitian dan pengabdian masyarakat. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring selama dua hari pada 22-23 September 2021. Pada kesempatan kali ini dihadirkan dua narasumber ahli dari dua perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Mereka adalah:

  1. Agus Muhammad Hatta, S.T., M.Si., Ph.D.
    Direktur DRPM Institut Teknologi Sepuluh Nopember sebagai narasumber workshop hari pertama tentang penyusunan proposal hibah penelitian
  2. Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc.
    Reviewer Nasional Pengabdian Masyarakat dari Universitas Gadjah Mada selaku narasumber workshop hari kedua tentang penyusunan proposal hibah pengabdian masyarakat

Workshop tersebut diikuti oleh sebagian besar dosen-dosen ITTelkom Surabaya dan terdapat pula peserta dari instansi lain. Selain memberikan pemahaman akan dasar-dasar penyusunan proposal hibah, kedua narasumber juga memberikan motivasi dan masukkan bagi para peserta untuk senantiasa menjalankan tanggung jawab Tridharma secara sungguh-sungguh. Karena dosen adalah profesi unik yang selain sebagai pengajar, dia juga bisa menjadi inspirator, penggerak dan sekaligus inventor.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">html</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*